BeritaInternasional

Solusi dua negara : Dukungan Mayoritas Lawan Penolakan Israel

Konawe.info, Suara mayoritas di Majelis Umum PBB baru saja memberikan dukungan tegas. Mereka mengesahkan sebuah resolusi. Resolusi ini mendukung solusi dua negara untuk Israel dan Palestina. Selain itu, resolusi ini juga berarti mendukung pengakuan Palestina sebagai negara merdeka.

Dukungan Mayoritas dan Deklarasi New York

Menurut keterangan resmi, resolusi yang disahkan pada Jumat (12/9) ini didukung oleh 142 negara. Resolusi Majelis Umum PBB ini secara khusus mendukung Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina. Ini menunjukkan konsensus global yang kuat.

“Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang mendukung Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara,” tulis akun X @UN_News_Centre. Pernyataan ini menegaskan keputusan PBB.

10 Negara yang Menolak, Termasuk Israel dan AS

Namun, tidak semua negara setuju. Ada 10 negara yang menolak resolusi ini. Israel, sebagai salah satu pihak utama konflik, menjadi salah satu penolak. Mereka mengklaim deklarasi ini hanya menguntungkan Hamas. Menariknya, sekutu terdekat Israel, yaitu Amerika Serikat, juga turut menolak resolusi tersebut.

Selain mereka, ada beberapa negara lain yang menolak. Dari Amerika Selatan, ada Argentina dan Paraguay. Hungaria menjadi satu-satunya negara Eropa yang menolak pengakuan ini. Kemudian, ada negara-negara dari Oseania. Papua Nugini, Mikronesia, Palau, Tonga, dan Nauru juga ikut menolak.

Respons Atas Pernyataan Netanyahu dan Kondisi di Gaza

Resolusi ini disahkan hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak ide pembentukan negara Palestina. Ini menunjukkan respons cepat komunitas internasional.

Resolusi tersebut juga memiliki usulan konkret. Otoritas Palestina (PA) diusulkan untuk memerintah seluruh wilayah Palestina. Pembentukan komite administratif transisi juga diusulkan segera setelah gencatan senjata di Gaza.

Sebagai tambahan, resolusi ini secara tegas mengecam serangan Israel. Mereka menyebut serangan ini menargetkan warga sipil dan infrastruktur di Gaza. Resolusi ini juga mengkritik “pengepungan dan kelaparan yang menyebabkan bencana kemanusiaan dan krisis perlindungan.”

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button