BeritaDaerahKonawesultra

Wakil Bupati Soroti Keterbukaan dan Kolaborasi dalam Evaluasi Kinerja Pemda Konawe

KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe mengadakan rapat evaluasi kinerja Pemda Konawe untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tahun 2025. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, berfokus pada pentingnya transparansi, sinergi, dan keberlanjutan program pembangunan.

Acara yang berlangsung di Kecamatan Latoma ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Daerah Dr. Ferdinand, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta lurah dan kepala desa dari Kecamatan Latoma, Asinua, dan Ambekairi.

Transparansi Menjadi Kunci Evaluasi

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menyampaikan pesan dari Bupati Konawe, Yusran Akbar. Ia menegaskan bahwa semua laporan kinerja harus disampaikan secara terbuka dan jujur.

“Seluruh kepala OPD, camat, dan instansi terkait harus menyampaikan laporan secara terbuka. Apa saja yang sudah dilaksanakan, apa yang belum terealisasi, dan apa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program,” tegas Syamsul Ibrahim.

Ia menekankan bahwa meskipun beberapa program belum selesai, hal itu bukanlah alasan untuk menunda evaluasi. Dengan sisa waktu beberapa bulan di tahun anggaran, ia meminta seluruh pihak untuk bekerja lebih efektif dan terukur.

Fokus pada Keberlanjutan Program Pembangunan

Wabup Syamsul Ibrahim menambahkan bahwa evaluasi ini bukan sekadar menilai capaian, tetapi juga merancang langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan program yang tertunda. Evaluasi ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk bekerja lebih fokus dan maksimal demi kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus objektif melihat mana yang masih bisa diperbaiki dan mana yang butuh perhatian ekstra,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program. Jika ada program yang tidak selesai di tahun ini, harus ada persiapan matang agar bisa dilanjutkan pada tahun berikutnya. Ia mengingatkan para peserta agar tidak merasa bekerja sendirian. Sinergi dan dukungan antarinstitusi sangat penting untuk memajukan Konawe.

Gerakan Pangan Murah Jadi Penutup Kegiatan

Di akhir acara, para peserta diingatkan untuk tetap berkomitmen pada target pembangunan dan kualitas kerja. Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk memotivasi jajaran pemerintah daerah. Para kepala OPD diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian, kendala, dan strategi yang akan mereka ambil.

Rapat evaluasi ini ditutup dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Konawe. Kegiatan GPM ini menyediakan berbagai komoditas pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, dan cabai, dengan harga terjangkau. GPM disambut antusias oleh warga karena dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga mereka.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button