Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Tutup World Muslim Scout Jamboree 2025, Siap Jadi Tuan Rumah Lagi

Konawe.info, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi menutup World Muslim Scout Jamboree 2025 di Bumi Perkemahan Graha Wisata, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (13/9/2025) malam.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan kesiapannya jika Jakarta dipercaya kembali menjadi tuan rumah untuk ajang serupa di masa depan.
“Apabila nanti ada World Muslim Scout Jamboree kedua, pemerintah DKI Jakarta bersedia menjadi tuan rumah lagi dan memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Pramono mengaku bangga atas terselenggaranya jambore internasional ini di ibu kota. Menurutnya, Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota inklusif dan kompetitif yang membuka ruang kolaborasi antar generasi muda.
Dengan tema “We are Muslim, Civilized, United, and Peaceful”, acara ini diharapkan mampu menumbuhkan solidaritas antarnegara muslim, memperkuat perdamaian dunia, sekaligus menyalurkan pesan dukungan untuk Palestina.
Selain menekankan pesan kemanusiaan, jambore ini juga menjadi wadah pengembangan potensi fisik, sosial, intelektual, budaya, hingga spiritual para peserta.
Gelaran World Muslim Scout Jamboree 2025 diikuti oleh 15.333 orang yang terdiri dari 7.149 peserta putra, 6.349 peserta putri, dan 1.718 pembina. Peserta berasal dari 1.530 grup pramuka dari 18 negara, termasuk Arab Saudi, Malaysia, Oman, Qatar, Brunei Darussalam, hingga Tunisia.
Pramono berharap kegiatan ini bisa mempererat persahabatan antar generasi muda muslim serta menghadirkan pesan damai dari Jakarta untuk dunia.
Mengenal World Muslim Scout Jamboree: Ajang Persaudaraan Pramuka Muslim Dunia
World Muslim Scout Jamboree merupakan ajang pertemuan besar pramuka muslim dari berbagai negara di dunia. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, pembinaan karakter, hingga pertukaran budaya antar generasi muda muslim melalui kegiatan pramuka.
Apa Itu World Muslim Scout Jamboree?
Secara sederhana, World Muslim Scout Jamboree adalah kegiatan jambore atau perkemahan akbar yang diikuti oleh pramuka muslim internasional. Istilah “jamboree” sendiri berarti pertemuan besar pramuka, sementara tambahan kata “muslim” menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah membangun solidaritas di kalangan pramuka yang berlatar belakang muslim.
Tujuan Utama
Kegiatan ini tidak sekadar perkemahan biasa, melainkan memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya:
-
Mempererat ukhuwah islamiyah antarpramuka muslim dari berbagai negara.
-
Mengembangkan potensi pemuda dalam aspek fisik, intelektual, sosial, budaya, dan spiritual.
-
Melahirkan pemimpin muda yang berdedikasi untuk masyarakat dan dunia.
-
Menanamkan nilai perdamaian dan solidaritas internasional, termasuk kepedulian terhadap isu kemanusiaan global seperti Palestina.
Peserta yang Hadir
World Muslim Scout Jamboree biasanya diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari pramuka putra, putri, hingga pembina. Delegasi datang dari berbagai negara muslim maupun negara lain yang memiliki komunitas pramuka muslim. Tidak hanya berkemah, mereka juga mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, seni budaya, olahraga, hingga diskusi lintas negara.
Manfaat World Muslim Scout Jamboree
Adanya kegiatan ini membawa dampak positif yang luas, antara lain:
-
Membuka wawasan global generasi muda muslim.
-
Menumbuhkan semangat kolaborasi antarbangsa.
-
Mempromosikan budaya dan identitas muslim yang damai dan beradab.
-
Menghadirkan duta-duta muda yang siap menjadi agen perubahan di masa depan.
Penutup
World Muslim Scout Jamboree tidak hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga momentum penting bagi generasi muda muslim untuk menunjukkan jati diri, membangun jaringan internasional, serta menyuarakan perdamaian dunia. Dengan sem




